Pengertian Sensing Ekstrovert Dalam Kepribadian Manusia

Hasil Tes Sensing extrovert Si

tesstifin.id – Dalam buku Mengenal Minat dan Bakat Siswa Melalui Tes STIFIN yang ditulis oleh Nursyaidan menjelaskan bahwa, pengertian sensing ekstrovert adalah salah satu tipe kepribadian dalam konsep STIFIN yang menggabungkan teori-teori psikologi, neuroscience, dan ilmu sumber daya manusia.

Dalam Psikologi, ada berbagai teori dan model yang digunakan untuk mengklasifikasikan dan memahami perbedaan-perbedaan dalam perilaku dan preferensi individu.

Pengertian Sensing Ekstrovert

Dua konsep yang sering digunakan dalam menggambarkan kepribadian manusia adalah “sensing” dan “extrovert.”
 
 
Dalam artikel ini kita akan mempelajari pengertian dari kedua konsep ini dan bagaimana keduanya memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.
 

1. Sensing (Pengindraan)

Sensing merujuk pada cara seseorang mengumpulkan informasi dari dunia luar melalui panca indera mereka.
 
 
Orang yang memiliki kecenderungan sensing akan lebih memperhatikan detail konkret, informasi yang nyata, dan fakta-fakta yang ada di sekitar mereka.
 
 
Mereka fokus pada informasi yang dapat diobservasi dan diukur dengan jelas. Individu dengan preferensi sensing cenderung lebih praktis, realistis, dan cermat dalam pengambilan keputusan.
 

2. Extrovert

Ekstrovert merujuk pada tipe kepribadian di mana seseorang lebih cenderung mengekspresikan diri dan mendapatkan energi dari interaksi dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya.
 
 
Mereka cenderung terbuka terhadap pengalaman baru, aktif dalam sosial, dan senang berbicara dan berinteraksi dengan orang lain.
 
 
Orang dengan sifat ekstrovert cenderung mengalami peningkatan energi dan semangat saat berada dalam lingkungan sosial.
 
 
Ketika kedua konsep ini digabungkan, “sensing extrovert” mengacu pada individu yang memiliki kecenderungan untuk mendapatkan informasi nyata dari lingkungan sekitar dan meresponsnya melalui interaksi sosial yang aktif.
 
tes stifin sensing - Pengertian Sensing Ekstrovert Dalam Kepribadian Manusia

Karakter Orang Sensing Extrovert

Orang dengan kepribadian sensing ekstrovert cenderung termotivasi dan bersemangat dalam berinteraksi dengan orang lain.
 
 
Tipe ini memiliki sifat-sifat yang unik, seperti memiliki jiwa petualang yang ingin menjelajah dunia, namun sering kali merasa minder dan memiliki hati yang kerdil.
Meskipun memiliki pembawaan kalem dan lembut sehari-harinya, kadang-kadang mereka bisa menjadi sangat kuat dan tegas.
 
 
Tipe kepribadian sensing ekstrovert sangat dermawan dan memiliki kecenderungan untuk menikmati hidup. Mereka memiliki kemampuan untuk mengingat kejadian secara kronologis dan cenderung tangguh dalam pekerjaan.
 
 
Dalam kesimpulannya, sensing ekstrovert adalah konsep yang menggambarkan individu yang cenderung mengambil informasi nyata dari lingkungan sekitarnya dan meresponsnya melalui interaksi sosial yang aktif. (DAI)

Sumber : kumparan.com

Aku dan Ceritaku Bersama STIFIn

Testimoni Tes STIFIn 081805180808 - tesstifin.id

Ceritaku Bersama STIFIn, sebelumnya perkenalkan namaku Shafa Isnanda Zoelianafasa, biasa aku di panggil dengan sebutan Shafa. aku adalah seorang mahasiswi di jurusan Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University.  Ini adalah cerita bagaimana aku bisa mengenal diriku dengan STIFIn. Perjalannanya cukup panjang, mulai dari rasa jenuh yang aku alami, ikut tes kepribadian tapi masih merasa belum mengenal dengan baik aku ini siapa sebenarnya, hingga akhirnya aku bisa tahu siapa diriku bahkan hingga aku tahu apa yang sebenarnya menjadi tujuan, visi, dan misi hidupku. Ini ceritaku…

AWAL MULA RASA JENUH MELANDA

Cerita ini dimulai ketika aku menduduki semester 2 perkuliahan. Dimana pada saat itu aku memiliki banyak kegiatan organisasi dan kepanitiaan di kampus. Aku rasa hal itu adalah hal terhebat yang pernah aku alami pada masa itu. Kuliah-rapat-event-kuliah-rapat-event itulah ritme yang menjadi makananku sehari-hari, hingga teman kamar asramaku berkata “Shaf Lo ga cape apa? Bolak-balik mulu kaya setrikaan, pusing Gue liatnya ituuuu aja yang dikerjain”.

Berhari-hari aku menjalani kehidupan kampusku bagaikan air mengalir tanpa tujuan, tidak tahu apa yang harus aku gapai sebenarnya, entahlah membingungkan. Rasa jenuh mulai menghampiri dan semua hal yang aku lakukan mulai tidak beraturan, malah menimbulkan efek yang negatif pada kegiatan yang lain. Aku jadi malas belajar, banyak tertidur, mengabaikan sekitar, menyendiri, layaknya orang depresi.

Aku memiliki segalanya, keluarga yang sayang padaku, teman-teman yang banyak, keuangan yang tidak bermasalah, aku memiliki segudang prestasi, dan hal yang lain yang belum tentu orang lain miliki.

Hanya satu yang aku belum miliki, aku belum mengenal siapa diriku yang sebenar-benarnya sampai nanti aku di pertemukan oleh sebuah konsep keilmuan yang banyak berkontribusi dalam kehidupanku sampai sekarang.

Pada pertengahan tahun 2019, dimana pada saat itu aku mengalami yaa bisa dibilang stress karena kegiatan yang memumpuk dan tidak jelas, serta tidaj termanage dengan baik. Mengikuti berbagai kegiatan dan organisasi yang tidak sejalan dengan tujuan hidupku. Bahkan saat itu aku sendiri tidak tahu tujuan hidupku apa.

Kegaluan meghampiri di setiap malamnya tangisan, penyesalan, dan keluhan setiap saat menghantui. Hari-hariku seperti tidak jelas, gelap sejauh mata memandang.

BERTEMU KAWAN SEJATI & MULAI MENGENAL STIFIn

Dari sekian kegiatan yang aku lakoni, sekian orang yang aku jumpai, ada salah seorang kawanku yang hingga saat ini kami selalu bersama kapanpun, dimanapun, dan dalam keadaan apapun. Namanya Ranti Rosanti panggilan kerennya Babyran. Kami satu jurusan di IPB. Aku dam Ranti akrab sejak kami memasuki semester 2 perkuliahan karena sering belajar bersama saat akan ujian.

Aku dan Ranti tergabung dalam sebuah komunitas, yang dimana di dalam komunitas itulah Ranti mengenalkan suatu konsep yang mengubah hidupku, yaitu STIFIn. Awalnya Ranti hanya mengatakan bahwa ada satu cara yang bisa membantu dalam menentukan tujuan hidup. Aku semakin bertanya-tanya, ko bisa? Memangnya STIFIn itu apa dan bagaimana sih apakah itu tes psikologi yang seperti biasa aku ikuti? Atau hanya diwawancara? Berjuta-juta pertanyaan dibenak dan pikiranku tentang STIFIn.

Selang beberapa hari akhirnya Ranti lebih dulu melakukan tes STIFIn, dengan penuh antusias aku mendengarkan cerita Ranti ketika tes STIFIn. Harga tes STIFIn di tahun 2019 senilai 350 ribu yang awalnya menurutku terlalu mahal untuk seorang mahasiswa dan karena memang aku belum mencobanya. Awalanya aku terus menerus mengelak ketika ditawari untuk tes STIFIn oleh Ranti. Ranti yang begitu bersemangat membujuk aku untuk tes STIFIn dan menyadarkan aku bahwa hidup itu harus ada tujuan dan harus mengenali siapa diri ini sebenarnya dan mau dibawa kemana. Saat itulah, aku tidak peduli uang saku ku sisa berapa aku gunakan untuk tes STIFIn aku langsung meminta Ranti untuk menemaniku melakukan tes STIFIn. Akhirnya speechlessnya aku ketika tes, karena dengan harga tes STIFIn yang awalnya menurutku mahal, ternyata TIDAK. Hal itu sebanding bahkan kita mendapatkan lebih banyak dari apa yang dikeluarkan. Tambahan informasi di awal 2020 harga tes STIFIn sekarang 500 ribu dan menurutku tetap sangatlah worth it dengan apa yang akan kita dapatkan dan ini merupakan tes 1x seumur hidup.

AKHIRNYA AKU TES STIFIn

Aku melakukan tes STIFIn tidak sendiri dan dilakukan di Kampus IPB Darmaga, Bogor bersama temanku juga yang dia sangat penasaran dengan STIFIn, yaitu Putri Gayatri. Kami di tes oleh salah seorang promotor STIFIn Family yang berdomisili di bogor dan sekaligus sebagai trainer millenial, yaitu Kak Adnan. Hasil tes yang mencengangkan, aku yang sebelumnya mengira bahwa aku ini memiliki mesin kecerdasan FEELING ternyata bukan, dan ke-feeling-an itu ternyata berasal dari respon golongan darah dan faktor lingkungan ku yang berpengaruh.

Awalnya aku sedikit mengelak dengan hasil tes STIFIn yang menyatakan bahwa aku adalah seseorang yang memiliki personality genetic SENSING ekstrovert. Aku merasa bahwa itu bukan aku, tetapi setelah diyakinkan dan dihubungkan dengan beberapa kejadian yang pernah aku alami ternyata memang benar itulah aku. Aku sempat ingin menjadi mesin kecerdasan lain yang menurutku lebih hebat dan menakjubkan. Namun, selang 2-3 hari aku merenungkan semua kejadian di dalam hidupku, ternyata memang aku harus bersyukur atas apa yang aku miliki atas potensi genetik yang diberikan sejak lahir.

IKUT GREAT MUSLIM MILLENIALS

Tidak sampai disitu, aku yang merupakan seorang SENSING ekstrovert yang masih kebingungan dan entah apa yang harus aku lakukan. Akhirnya aku memutuskan untuk ikut kelas Great Muslim Millenials, disitu aku menemukan tujuan hidupku, bisa membuat sebuah visi misi hidup diriku sendiri dan merasa hidupku sedikit lebih tertata dan tahu apa yang harus aku lakukan untuk selanjutnya. Dan dikelas itu juga aku bertemu dengan Solver STIFIn sekaligus Owner dari STIFIn Family, yaitu Solver Richard Perdana yang menjadi mentor, guru, solver, kaka, sahabat, partner, bahkan terkadang aku menganggapnya sebagai orangtuaku hingga saat ini.

Aku yang baru mengenal tes STIFIn dan pada awalnya sedikit acuh tak acuh akan hasilnya, seakan-akan seperti hanya tes biasa yang “oh ya sudah”. Karena pada saat itu aku masih disibukkan dengan urusan kampus yang sangat menyita waktu, tenaga, dan pikiran karena tidak sesuai dengan tujuan hidupku. Aku berada di circle yang memang teman-temanku penggiat STIFIn, secara tidak langsung aku terpapar dan menjadi sangat amat semakin penasaran.

PERTEMUAN DENGAN SOLVER STIFIn

Setelah aku bertemu Solver STIFIn di GMM, kami bertemu kembali. Sengaja aku ikut dengan Ranti dan kawanku Lusi yang mereka lebih dulu mengenal Solver Richard yang nantinya aku lebih sering memanggilnya dengan sebutan Kak Richard. Saat pertemuan itulah aku menupahkan segalanya, aku menceritakan semua yang aku alami, mulai dari hal yang selalu membuatku gelisah hingga permasalahan terbesar dalam hidupku. beruntungnya aku dipertemukan dengan mereka yang satu visi untuk maju bersama.

Semakin aku sering bertemu dengan orang-orang dan ikut menyaksikan tes STIFIn yang dilakukan oleh Solver Richard serta teman-temanku yang lain, membuat aku semakin tertarik untuk terjun langsung menjadi seorang promotor STIFIn. Rasanya sangat senang apabila aku bisa membantu banyak orang dengan tes STIFIn, hidupku jauh lebih bermanfaat bukan hanya untuk diriku pribadi tapi juga untuk ummat. Dan hingga saat ini Solver Richard sudah layaknya kakakku, mentorku, guruku, sahabat, solver, semuanya pokonya sulit untuk diungkapkan.

SEMAKIN PENASARAN DENGAN STIFIn

Setelah mendengar cerita Ranti yang mengikuti Workshop STIFIn Level 1 (WSL1) bersama dengan temanku yaitu Aninda Lusiana, aku semakin tertarik untuk mendalami STIFIn.

Memang dengan biaya yang tidak murah, karena bagiku ilmu pengetahuan tak bisa diukur dengan harga. Aku berusaha mengumpulkan uang supaya aku bisa menjadi mengikuti beberapa tahapan sampai menjadi promotor STIFIn. Alhamdulillah tanpa perlu waktu lama uang itu terkumpul dengan cepat entah darimana yang akhirnya Aku bisa mengikuti Workhsop STIFIn Level 1 & 2 secara bertahap dan dilakukan private oleh Solver Richard. Kami melaksanakan Workshop STIFIn Level 1 & 2 secara private. Di dalam Workshop STIFIn Level 1 aku bukan hanya belajar tentang teori konsep diri STIFIn itu sendiri melainkan aku belajar untuk menjadi manusia dan memanusiakan manusia.

Banyak kejadian lucu yang terjadi, mulai dari pelaksanaan WSL1 sampai proses ujian itu berakhir dan aku senang dengan nilai 96 yang aku dapatkan. Ketertarikanku terhadap STIFIn benar-benar muncul ketika Solver Richard menjelaskan semua tentang STIFIn padaku. Sampai semua penjelasan yang disampaikan selalu aku kaitkan dengan pengalaman-pengalamanku dan hingga aku menangis.

Di Wokshop STIFIn Level 1 juga benar benar dijelaskan setiap Mesin Kecerdasan dan personality genetik, mulai dari SENSING, THINKING, INSTING, INTUITING, dan FEELING. Disitu aku semakin penasaran dan tertarik untuk mendalaminya. Selain itu, aku juga semakin yakin akan diriku dan tujuan hidupku. Di Workshop STIFIn Level 1 juga aku dibantu untuk menemukan cara yang tepat untuk bisa memahami setiap karakter yang dimiliki orang lain dan sekarang aku menjadi lebih bergairah dalam menjalani hari-hariku penuh dengan rasa percaya diri akan mimpi-mimpi besarku.

WORKSHOP STIFIn LEVEL 2 (WSL2)

Selang beberapa minggu, sambil aku mengumpulkan uang untuk mengikuti Workshop STIFIn Level 2 (WSL2). Aku mulai bertanya-tanya pada Ranti dan Lusi yang mereka telah mengikutinya terlebih dulu.

Liburan akhir semester pun datang, dan aku kembali pulang ke Bandung untuk menikmati libur akhir semester tersebut. Pada tanggal 26-29 Desember 2019 tepatnya, aku kembali ke Bogor bersama adik perempuanku Najlaa yang menemani aku untuk mengikuti privat Workshop STIFIn Level 2 bersama Solver Richard. Aku dengan serius penuh antusias menyimak penjelasan yang diberikan dan dengan keyakinan penuh bahwa STIFIn ini adalah sebuah konsep yang benar-benar mengubah hidupku menjadi lebih baik, maka alhamdulillah kegiatan Workshop STIFIn Level 2 pada hari pertama berjalan dengan lancar.  Diselingi dengan canda tawa, wejangan, nasihat, dan sedikit tamparan yang menjadikan aku lebih kuat dalam menghadapi apapun.

Ada yang menarik disini, kenapa aku mengajak adik perempuanku Najlaa untuk ikut menemani dalam Workshop STIFIn Level 2? Setidaknya adikku ini mendapatkan sedikit pencerahan atas apa yang disampaikan oleh Solver Richard dan ternyata benar saja selepas kegiatan adikku agak bertingkah berbeda tidak sepeeti biasanya. Menjadi lebih lembut dan sedikit mengurangi kebiasaan buruknya. Disitu aku semakin senang dan bersemangat untuk menjadi seorang promotor STIFIn yang bisa membantu banyak orang menemukan dan mengenali diri mereka sendiri hanya dengan scan kesepuluh sidik jari.

Di Workshop STIFIn Level 2 ini semakin dijelaskan antar mesin kecerdasannya hingga ke teori-teori sirkulasi yang meskipun berbelit tapi sangat asyik mempelajarinya. Kemudian aku juga bisa tahu karakteristik sebuah negara, rekomendasi jodoh, kesehatan, score of love antar Personaliti genetik.  Yaa meskipun tidak secara keseluruhan detail dijelaskan, karena akan ada tematiknya tersendiri. Selanjutnya aku tidak berhenti untuk belajar tentang konsep STIFIn yang begitu luas. Aku berencana untuk mengikuti sampai tahap menjadi trainer STIFIn yang nantinya akan bisa lebih luas untuk menginspirasi para millenials di luar sana.

Satu hal yang membuatku tidak tahu kenapa hingga saat ini aku begitu tertarik pada STIFIn adalah,  setiap aku mengetahui hal baru tentang STIFIn apapun itu, aku menjadi tertarik dengan hal yang lainnya juga yang masih berhubungan dengan STIFIn.

SENANGNYA BISA MENGENAL DIRIKU DAN ORANG LAIN

Oiya setelah aku mengikuti Workshop STIFIn Level 1 & 2 akhirnya aku mejadi promotor STIFIn yang berlisensi dan bisa membantu orang banyak untuk mengenal siapa dirinya melalui tes STIFIn yang aku lakukan.  Di mulai dari keluarga aku melakukan tes STIFIn kedua adikku, kemudian ibu, ayah, dan pamanku.  Akhirnya Mereka juga terlihat antusias dan menyimak dengan baik serta mengikuti tes STIFIn dengan bersemangat.

Setelah tes STIFIn, akhirnya terkuaklah hal-hal yang belum aku ketahui di dalam keluargaku. Selain aku yang lebih memahami diriku, STIFIn juga membantuku untuk mengenal orang-orang di sekitarku dan akupun paham bagaimana cara mengatasi, menghadapi, dan menyikapi semuanya. Rasa syukur tak henti-hentinya aku panjatkan, karena aku sangat tidak menyangka dengan secepat itu aku bisa melewati masa-masa yang aku rasa itu adalah masa terendah dalam hidupku yang benar-benar tidak tahu arah bagai kapal dilaut lepas.

PELUANG BERDATANGAN

Tidak sampai disitu juga, setelah aku mengenal STIFIn aku mendapat banyak peluang yang bisa mengembangkan diriku, menggembleng aku yang seorang SENSING ekstrovert golongan darah O. Bersama dengan Solver Richard, Ranti, dan Aninda yang biasa ku panggil Lusi. Kami bekerjasama untuk berkontribusi memberikan yang terbaik untuk orang banyak bersama STIFIn Family yang di pimpin langsung oleh Solver Richard Perdana.

Bersama STIFIn juga aku menemukan keluarga baru, kehangatan baru, saudara baru, dan tentunya kehidupan baru yang lebih baik dari sebelumnya, lebih tertata, jelas, dan menjadikanku harus lebih baik di setiap harinya. Aku berharap tidak hanya aku saja yang merasakan perubahan dalam hidup yang cukup signifikan dengan bisa mengikuti tes STIFIn beserta Workshop-workshopnya. Akan tetapi orang-orang juga bisa merasakan dampaknya.

Semakin lama semaki terbukti dengan sendirinya bahwa aku benar-benar seorang SENSING ekstrovert, berbagai kesempatan berharga yang datang silih berganti dan pengalaman-pengalaman yang semakin bernilai kini mewarnai hidupku.

BISMILLAH AKU MENJADI SEORANG TRAINER STIFIn

Setelah aku mengenal STIFIn dan semakin paham dalam memahami orang lain, dan yakin dengan tujuan hidupku, aku ingin menjadi seorang trainer hebat yang bisa menginspirasi dan membantu banyak orang untuk bisa bermimpi besar dan produktif dalam menjalankan kegiatan keseharianya, melalui apa? STIFIn jawabannya. Bismillah impianku semoga terwujud dengan cepat untuk menjadi seorang trainer hebat dan berdampak besar untuk dunia. Aamiin….

Ini Ceritaku bersama STIFIn, Mana ceritamu?

Sumber : stifinfamily.com

Tokoh yang Sudah Tes STIFIn : Sensing extrovert Se

STIFIn Genetic Intelligence 081805180808 - tesstifin.id

Tokoh STIFIn : Sensing extrovert

Daftar Para Tokoh Indonesia yang sudah Tes STIFIn dibawah ini adalah real telah melakukan Tes STIFIn langsung oleh Promotor STIFIn. Data ini kami kumpulkan dari para promotor yang langsung melakukan Tes STIFIn kepada para tokoh tersebut. 

  1. Ary Ginanjar
  2. Fahmi Basya
  3. Coach Tom Mc Ifle
  4. Opick
  5.  Rendy Suryo Utomo (PPA)
  6. Uu Ruzhanul Ulum (Bupati Tasikmalaya)
  7. Muhammad Syarkawi Rauf (Ketua KPPU Pusat)
  8. Nikita Willy
  9.  Febrian Agung (Eco Racing)
  10. Rezha Rendy (Founder PPA)
  11. Evan Dimas
Tokoh STIFIn Sensing extrovert tesstifin.id 081809280203 1 - Tokoh yang Sudah Tes STIFIn : Sensing extrovert Se

Sertifikat Tes STIFIn Sensing extrovert – Se

Mesin Kecerdasan SENSING - TESSTIFIN.id

TESSTIFIN.id – Sertifikat Hasil Tes STIFIn Sensing extrovert

Sertifikat STIFIn Sensing extrovert Se - Sertifikat Tes STIFIn Sensing extrovert - Se

Anda bisa melakukan tes STIFIn melalui Promotor STIFIn yang tersebar di seluruh Indonesia dan Luar Negeri.

Harga STIFIn berlaku secara nasional. Tidak ada perbedaan harga. Anda bisa melaporkan bila ada harga yang berbeda.

Silakan hubungi kami, untuk informasi mengenai Tes STIFIn dan lokasi tesnya:

Tes STIFIn – Indonesia
HP/WhatsApp 0818 0928 0203

atau klik:
https://wa.me/6281809280203

Hasil Tes STIFIn Sensing extrovert Se

Hasil Tes Sensing extrovert Si

Sensing extrovert

tesstifin.id – Se adalah singkatan dari Sensing extrovert. Jika huruf S berdiri sendiri merupakan identitas sebagai Mesin Kecerdasan (MK). Menurut Konsep STIFIn, ragam Mesin Kecerdasan hanya ada lima, dan S adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas Mesin Kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya.

Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (extrovert). Dengan demikian, Sesudah menjadi identitas kepribadian. S ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

a. Sistem Operasi Otak

Pengertian sederhana dari Sensing extrovert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan lima-indera yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Sistem operasi pada tipe Se berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kiri atau disebut sebagai limbik kiri. Pada limbik kiri tersebut yang menjadi kemudi kecerdasan dari tipe ini berada di lapisan abu-abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Limbik kiri abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Se.

Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih renggang karena mengandung sel otak yang lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi seolah lebih malas untuk bergerak karena sumber bioritmiknya tergantung pemicu dari luar.

b. Tipologi Fisik

Mesin kecerdasan Sensing (S) sesungguhnya identik dengan otot. Mereka memiliki otot yang kuat. Otot yang kuat itu disebabkan karena tipe S memiliki otot merah tempat menyimpan tenaga aerobik. Tentu saja otot itu mesti sering digunakan supaya otot berkembang menyimpan tenaga yang lebih banyak.

Tipe Sensing extrovert menyimpan potensi tenaga yang besar namun sangat tergantung dengan ketersediaan baterai (charger) yang justru ada di luar dirinya menyebabkan Se cenderung seperti diesel yang memulai dengan lambat tapi lama kelamaan akan semakin kuat. Bentuk (konstitusi) fisiknya atletis tetapi cenderung berukuran mungil namun ditunjang oleh keberadaan motorik halus sehingga memiliki kemampuan fleksibilitas fisik yang mengagumkan.

Otot memiliki kemampuan mengingat yang disimpan pada bagian sel otot yang disebut dengan myelin. Otot yang terlatih memiliki myelin yang lebih berharga. Kelebihan tipe S justru terletak di harga myelin-nya yang lebih terlatih

c. Sifat Khas

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku), kepribadian dari tipe Sensing extrovert mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik.

Menurut konsep STIFIn, kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh (10) sifat yang tetap tersebut adalah:

  • adventurous,
  • playful,
  • demonstrative,
  • generous,
  • repetitious,
  • show offs,
  • tune in order,
  • inoffensive,
  • endurance,
  • experience

Sebagai pribadi yang utuh, tipe Sensing extrovert memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut : tahan banting seperti laki-laki tetapi manja seperti perempuan, exposure petualangannya luas namun internalisasi kedewasaan lambat, seperti pemberani padahal sebenarnya kerdil, menjadi pendamping yang mudah disenangkan namun tidak mudah dibuat jatuh cinta.

Selain itu, tipe Sensing extrovert memiliki pembawaan yang terkesan lembut padahal suaranya sering melengking, susah memulai kerja tetapi jika sudah mulai kerja determinasinya kuat, dermawan tapi boros sebagai penikmat, mengharapkan kepastian tetapi cepat merasa tersudut kemudian kabur. Oleh karena itu, tipe ini perlu waspada dengan kelemahannya dan berusaha  mengeksploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik, maka secara otomatis kelemahan dari tipe ini akan tertutup dengan sendirinya.

d. Kelebihan

Kepribadian dari tipe Sensing extrovert ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan fleksibilitas dan kekuatan otot yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan fisik atau disebut PQ (Physical Quotient)

Tipe Sensing extrovert memiliki kelebihan yang cenderung lebih dermawan. Juga di sisi lain dalam membelanjakan untuk dirinya cenderung lebih boros. Dengan kedermawanannya, terutama untuk membelanjakan orang lain, akan membuat tipe ini kerapkali mendapatkan momentum bisnis yang bagus. Tipe ini memperlakukan pekerjaannya sebagai aktivitas yang menyenangkan, bahkan hidupnya pun cenderung ingin bersenang-senang.

Oleh karena itu, tipe ini menjadi pembelanja yang boros karena cenderung ingin menikmati hidup. Jika menolong orang, cukup dengan memberi uang. Tipe Se merasa tanggung jawabnya selesai jika sudah menangani masalah dengan memberi uang.

e. Kemistri

Tipe Sensing extrovert sesungguhnya calon orang kaya, karena memiliki kemistri terhadap harta. Hanya saja, untuk mendapatkannya tipe Se harus mampu menangkap setiap peluang yang datang. Jika ingin berhasil meraih harta dengan baik maka tipe Se
harus mencari ladang untuk menanam uangnya.

Keuletan tipe Sensing extrovert untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang datang barat berladang secara musiman. Kejelian tipe ini untuk menangkap setiap peluang yang datang membuat ia begitu cekatan jika berbisnis dari proyek ke proyek. Ladang itu biasanya lebih berupa aset fisik, properti, franchise, atau infrastruktur yang dikelola untuk menghasilkan pemasukan uang secara rutin.

f. Peranan

Dengan fungsi otot yang kuat, Mesin Kecerdasan Sensing (S) lebih senang dengan jenis pekerjaan yang memerlukan keuletan. Tipe ini memiliki stamina yang lebih hebat dibandingkan dengan tipe lainnya. Kemudian digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan panca indera maka fungsi otot akan membuat tipe S menyukai pekerjaan berkeringat. Hal itu juga yang membuat tipe S memilih peran sebagai pasukan paling depan ketika berada di lapangan atau di panggung dibandingkan dengan menjadi orang di belakang layar.

Jika tipe S nya dikemudikan dari luar ke dalam menjadi tipe Se akan muncul sifat lebih pemalu dan pencemas, namun berani mencoba sekaligus memanfaatkan potensi tenaganya yang sedia ada. Bahkan pada urusan untuk tampil ke depan jika ia sudah ditempa dengan latihan yang disiplin dan pengalaman justru ia merasa paling berhak untuk berada di barisan paling depan, meskipun awalnya pemalu.

Tipe Sensing extrovert merasa tidak punya pilihan harus berada di depan karena selain lebih sederhana juga lebih fun (menyenangkan). Tipe Se sanggup untuk bekerja keras agar dapat terpilih sebagai barisan paling depan. Selain sanggup mengerjakan pekerjaan rutin, tipe ini juga bersedia difungsikan sebagai frontliner dalam suatu pekerjaan. Termasuk ketika menekuni profesi seperti menjadi atlit, penyanyi, artis, pekerja, atau kalau pun menjadi pengusaha, maka tipe ini lebih merasa yakin dengan pengalamannya sehingga ia akan menangani bisnisnya memulai dari paling depan.

g. Target & Harapan

Kestabilan tipe Sensing extrovert dalam bekerja dan selalu terhubung dengan lingkungannya (karena lingkungan justru menjadichargernya) serta membeli dukungan lingkungan dengan kedermawanannya maka akhirnya membuat tipe Se memiliki banyak peluang bisnis yang menjadi momentum terbaik untuk dimanfaatkan.

Kebiasaannya selalu mencari peluang baru terkadang tergelincir menjadi sosok yang lebih oportunistik. Namun baginya peluang bisnis harus diambil sebagai momentum untuk menghasilkan pendapatan (generate income). Hal inilah yang menyebabkan tipe Se seperti bergerak dari satu proyek ke proyek lainnya.

h. Arah Merek

Akibat dari rutinitas yang dilakukan dan minat yang besar untuk menangkap peluang, membuat tipe Sensing extrovert memiliki merek yang menempel pada dirinya yaitu sebagai sosok yang menjadi jaminan sukses di setiap peluang kerjasama. Merek tipe Se dikenal dengan merek dirinya yang menjadi jaminan terselenggaranya kerjasama dengannya.

Jika terdapat investor yang ingin bekerja sama dengannya, maka apa yang tertanam di benak investor tersebut adalah bahwa pribadi dari tipe Se ini dianggap sudah punya pengalaman dan track record yang bagus untuk menjalankan investasi tersebut.

i. Cara Belajar

Cara tipe Sensing extrovert dalam mempelajari sesuatu dilakukan dengan menghafal bacaan. Supaya bacaan tersebut lebih mudah dikuasai, tipe ini harus ikut menggerakkan tangannya untuk menandai bacaan-bacaan yang dianggap penting.

Tipe Se memiliki kemampuan merekam secara visual yang mengagumkan. Merekam peristiwa menjadi kelebihan dari tipe ini, apalagi ketika ia ingin mempertontonkan kebolehannya. Urutan peristiwa secara detail dapat direkam dengan seksama. Oleh karena itu, cara belajar dengan menggunakan alat peraga secara visual akan menjadi keutamaan baginya.

Namun faktor yang paling membuat tipe Sensing extrovert menguasai pelajaran yaitu jika ia mengulang-ulang mengerjakan latihan soal atau memecahkan masalah. Pengalaman tipe ini dalam melakukan sesuatu akan selalu menjadi bekal keberhasilannya. Mencoba langsung dan mengalami sendiri merupakan proses belajar yang paling efektif bagi tipe Se. Bentuk-bentuk pengulangan latihan merupakan cara yang sangat baik untuk memfungsikan myelinnya.

Semakin sering dilatih, semakin banyak myelin yang berkembang, maka kemahiran dari tipe ini akan semakin meningkat. Dengan berbekal kemampuan fisik yang berbasiskan myelin, memberikan terpaan pengalaman yang spesifik akan menjadikan tipe Se memiliki tarif yang tinggi.

Cara yang paling jitu untuk mendorong tipe Sensing extrovert adalah dengan memberikan insentif berupa sesuatu yang nyata (tangible). Insentif ini harus dirancang sedemikian rupa supaya terukur. Artinya jika insentif tersebut diberikan dalam jumlah yang sedikit sudah dapat memotivasi tipe ini, kenapa harus banyak-banyak. Proses motivasi pada tipe Se ini sesungguhnya mudah kerena cukup dengan memberikan materi. Namun yang paling penting, perlu diukur jumlah dan waktunya yang tepat.

j. Pilihan Sekolah/Profesi

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan atau profesi untuk tipe Sensing extrovert sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini, yaitu ekonomi, sport, kemiliteran, perhotelan, sejarah. Selanjutnya pilihan lain dari jurusan atau profesi yang sesuai untuk tipe Se sebagai berikut: ahli keuangan, ahli bahasa, bisnis transportasi, pedagang, entertainer, bankir, pertanahan, dokter, jurnalis, keartisan, manufacturing, pilot, pramugari, model, aktor/artis, salesman, perkebunan, pertanian, peternakan, administrasi, sekretaris, pustakawan, operator, pegawai/staff, penyanyi, pekerja pabrik, security, pelukis naturalis, fotografer, cameramen, presenter, penari, pekerja lapangan dalam berbagai sektor, dll

Di masa depan, pilihan profesi akan semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Sensing extrovert adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: mengingat, otot, rajin, dan tercetak. Artinya, jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan daya ingat, memerlukan otot, dan mengandalkan faktor rajin untuk menguasainya, serta mudah membentuk dirinya ibarat mencetak lilin oleh jurusan atau profesi yang dipilihnya, karena tipe Se memang sangat bergantung pada tempaan lingkungannya.

Kontak Tes STIFIn 081809280203

1#P0403

Sertifikat STIFIn Sensing extrovert Se - Hasil Tes STIFIn Sensing extrovert Se

Baca juga ini :

Silakan hubungi kami, untuk informasi mengenai Tes STIFIn dan lokasi tesnya serta layanan STIFIn lainnya:

Tes STIFIn Indonesia
HP/WhatsApp 0818 051 80808

atau klik:
https://wa.me/6281805180808